MAKASSAR – Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Kamis, 15 Oktober 2026. Acara tersebut berlangsung di Aula Prof. Dr. apt. H. Tadjuddin Naid, M.Sc., mulai pukul 16.30 WITA.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan nilai-nilai keislaman di lingkungan Fakultas Farmasi UMI.
Meneladani Akhlak Rasulullah SAW
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi ritual keagamaan, melainkan juga kesempatan untuk mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai luhur seperti:
-
Kejujuran
-
Amanah
-
Kepedulian
-
Kebersamaan
menjadi pesan utama yang sangat relevan untuk diterapkan, baik dalam lingkungan akademik maupun dunia profesional.
Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Acara ini juga menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh sivitas akademika Fakultas Farmasi UMI. Melalui suasana kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun hubungan yang harmonis antara:
-
Pimpinan Fakultas
-
Dosen
-
Tenaga Kependidikan
-
Mahasiswa
Dalam dunia pendidikan kefarmasian, nilai-nilai moral dan spiritual memegang peranan kunci dalam membentuk pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, etika, dan kepedulian dalam menjalankan tugas serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Keakraban dalam Buka Puasa Bersama
Rangkaian kegiatan yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama semakin menambah suasana keakraban keluarga besar Fakultas Farmasi UMI. Momen kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa hubungan yang harmonis dan semangat saling mendukung adalah fondasi penting dalam membangun lingkungan kampus yang positif.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan buka puasa bersama ini, Fakultas Farmasi UMI berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan akademik yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.



