Makassar, 24 Juli 2025 – Kota Makassar tak hanya dikenal dengan kulinernya yang menggugah selera dan panorama lautnya yang memikat, tetapi kini juga tercatat sebagai saksi sejarah pertemuan akbar mahasiswa farmasi se-Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) ISMAFARSI 2025. Bertempat di Hotel Royal Bay sejak 17 Juli dan resmi ditutup pada 24 Juli 2025, kegiatan ini menjadi momen strategis yang memperkuat suara mahasiswa farmasi dari Sabang hingga Merauke.
Dipandu oleh HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar sebagai tuan rumah, forum ini menghadirkan tokoh-tokoh penting dunia kefarmasian. Tampak hadir Dr. Patima, S.Kep., Ns., M.Kes selaku Wakil Dekan III UINAM, apt. Andi Alfian, S.Si., M.Si mewakili Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), serta apt. Abd Malik, S.Farm., M.Sc., Ph.D., perwakilan Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) sekaligus sebagai Dekan Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia, yang turut memberikan arah dan inspirasi bagi para peserta.
RAKORNAS tahun ini bukan sekadar rapat tahunan. Ia adalah arena pertukaran ide, pemetaan tantangan, dan penyusunan strategi besar dalam memperkuat gerak organisasi. Fokus utama agenda ini adalah evaluasi program kerja pengurus nasional ISMAFARSI setengah periode ke belakang. Para delegasi aktif mengupas tuntas pencapaian, hambatan, hingga solusi inovatif untuk keberlanjutan program ke depan.
Diskusi berlangsung maraton, membedah isu mulai dari pengembangan profesionalisme mahasiswa hingga advokasi dunia kefarmasian nasional. Atmosfernya? Penuh semangat, hangat, dan sarat kolaborasi. Bahkan, pesan inspiratif dari Sekjend ISMAFARSI 2024–2026, Hisyam Abdu Rasyad, menjadi penyulut semangat:
“Menjadi orang baik saja tidaklah cukup; kita juga perlu berkontribusi dan membawa manfaat bagi sesama agar keberadaan kita dikenang dan memberikan dampak positif dalam kehidupan orang lain.”
Bukan tanpa alasan Makassar dipilih sebagai lokasi kegiatan. Kota ini menawarkan lebih dari sekadar ruang rapat. Ia menyuguhkan kekayaan budaya dan keindahan alam yang membuka perspektif baru bagi para peserta. Bahkan, rangkaian penutupan RAKORNAS diwarnai dengan “Jokka-jokka” atau jalan-jalan santai ke Sierra Sky, Malino, dan pelayaran di atas Kapal Phinisi, menyusuri pesona Anjungan Pantai Losari.
Melalui forum ini, ISMAFARSI menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi wadah strategis pembinaan mahasiswa farmasi yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan industri kesehatan masa depan. Hasil-hasil keputusan strategis dari RAKORNAS kali ini diharapkan menjadi bahan bakar baru untuk menyalakan semangat perubahan di tubuh organisasi.
Dengan semangat yang menyala dari Sulawesi Selatan, ISMAFARSI tak hanya mempererat jaringan mahasiswa farmasi nasional, tetapi juga menabur benih inovasi untuk Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.



